![]() |
| sengaja motret di depan kebun rumah saya, biar sesuai bukunya. |
Pengarang: Mita Miranti
Penerbit: Grasindo
Tahun Terbit: 2015
Halaman: 202
Iris adalah seorang yatim piatu yang diwarisi kebun oleh almarhum ayahnya yang peneliti pertanian. Dengan bekal warisan itu serta ilmu yang dimilikinya di bidang tanaman, Iris pun kini memiliki usaha pertamanan. Walau kisah hidupnya pahit dan berat dengan cobaan yang beruntun datang, Iris adalah perempuan yang kuat yang selalu melangkah maju. Hanya Morries, anjing Siberian Husky-nya yang setia, yang benar-benar dicintai Iris.
Suatu hari, Iris mendapat pekerjaan untuk membuat taman kecil di halaman depan rumah Wira, anak Bu Astari, klien Iris. Hubungan Wira dengan ibunya ini lumayan aneh. Bu Astari adalah seorang ibu kaya raya yang tinggal sendirian di sebuah rumah besar. Anak sulungnya, Wira, lebih memilih tinggal sendirian, jauh dari ibunya. Padahal, adik Wira satu-satunya, Anggi, sudah meninggal dunia. Wira memiliki perangai yang bertolak belakang dari Bu Astari. Ia sangat ketus dan tidak pedulian, juga kasar terhadap Iris. Padahal Bu Astari sangat ramah dan keibuan. Namun entah mengapa, Iris justru tak bisa melepaskan ingatannya dari Wira.
Lalu sebuah kejadian mengerikan terjadi; Iris kemungkinan besar akan kembali kehilangan hal yang dicintainya. Namun kali ini, Wira juga terlibat. Wira, yang ternyata menyimpan masa lalu yang selama ini sengaja ingin dilupakan Iris. Apakah tidak ada kebahagiaan untuk Iris?



