Pengarang: Sefryana Khairil
Penerbit: Gagasmedia
Tahun Terbit; 2012
Halaman: 314
Saskia adalah pemilik toko kue Sweet Sugar. Janda beranak dua, yang suaminya meninggal dalam kecelakaan tujuh tahun sebelumnya. Namun, bukan itu yang membuat hati Saskia pahit dan membuatnya memutuskan untuk menutup hatinya. Sebelum kecelakaan merenggut nyawa Edo, suaminya, pernikahannya itu memang sudah hampir tidak dapat diselamatkan. Perlakuan Edo kepadanya membuat Saskia berencana melayangkan gugatan perceraian.
Apakah ia tidak boleh melindungi dinding yang ia bangun dengan susah payah agar tidak runtuh lagi?
Kini, ia merasa hidupnya sudah nyaman--walau sahabatnya, Indira, selalu memintanya untuk membuka hati kembali. Sampai Harsa muncul. Harsa adalah chef pastry baru di Sweet Sugar, orang yang terpaksa Saskia terima walau tingkah lakunya menyebalkan. Mau bagaimana lagi, Saskia butuh orang untuk membantunya dan Harsa memiliki kemampuan lebih dari cukup untuk itu. Diawali perdebatan-perdebatan, Saskia perlahan-lahan luluh terhadap lelaki itu, apalagi ketika Harsa mengutarakan niatnya untuk serius menikahi Saskia dan menerima kondisi Saskia.
Saskia tidak mengerti, mengapa keraguan dan ketakutan melihat masa depannya bersama Harsa semakin menjadi-jadi. Ia percaya pada Harsa, namun terlalu tidak percaya pada dirinya sendiri. Tidak terbayangkan olehnya ketika laki-laki itu merasa menyesal menikahinya, kemudian meninggalkannya di kemudian hari. Kehidupan akan jauh lebih menyakitkan.
Sayangnya, Harsa lebih muda 8 tahun dari Saskia, bermasa depan cemerlang, dan belum pernah menikah. Bukankah bersama Saskia hanya akan menghambat masa depannya? Lagipula, mampukah Harsa menjalani rumah tangga bersama dua orang anak yang bukan darah dagingnya? Saskia tidak ingin kejadian bersama Edo terulang lagi; Saskia tidak ingin disakiti lagi.

