Showing posts with label Sofi Meloni. Show all posts
Showing posts with label Sofi Meloni. Show all posts

Wednesday, July 6, 2016

Look at Me Please


Pengarang: Sofi Meloni
Penerbit: Elex Media Komputindo
Tahun Terbit: 2016
Halaman: 296


Di dalam hatinya, Laras hanya menyimpan cinta kepada Gerry dan dendam kepada Lily. Semua bermula dari masa SMA, ketika Laras yang pintar dan pendiam diam-diam menyukai Gerry, si cowok populer yang selalu perhatian padanya. Gerry pun sepertinya menyukai Laras. Namun, entah apa yang terjadi, Gerry tidak pernah mengungkapkan perasaannya kepada Laras dan malah berpacaran dengan Lily, sahabat Laras, yang Laras tahu kemudian juga menyukai Gerry.

Sampai delapan tahun kemudian, Laras tinggal di satu rumah kontrakan dengan Lily, dan masih berusaha mendapatkan hati Gerry kembali setelah mengetahui kalau hubungan Lily dan Gerry bisa bermula setelah Lily menyabotasenya. Laras tidak terima, dan merasa kalau apa yang dimiliki Lily seharusnya menjadi miliknya. Kini, apa pun caranya, Laras harus bisa merebut Gerry kembali, walau ia harus melukai Lily. Lily sudah terlebih dulu menyakitinya, kenapa kini ia tidak boleh menyakiti Lily?

Namun, apakah hati seperti benda yang begitu mudah dipindahtangankan? Delapan tahun bukan waktu yang sebentar untuk menjalin hubungan. Benarkah hati Gerry saat ini masih sama dengan hati Gerry yang dulu? Dan apakah perasaan cinta yang disimpan Laras untuk Gerry masih sama seperti yang dulu?

Monday, January 25, 2016

Peek A Boo, Love


Pengarang: Sofi Meloni
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2015
Halaman: 247

Peek A Boo, Love bercerita mengenai Lulu, si anak baru yang pendiam dan tertutup, yang baru saja mulai bekerja di Jakarta. Hari-hari Lulu diwarnai dengan pekerjaan yang membuatnya sibuk tiada henti, rekan kerja yang suka cari perhatian dan selalu menindasnya, serta bos yang misterius. Hidup di kota besar yang dulu terlihat memesona dengan cepat menjelma menyesakkan. Sampai suatu hari, Lulu bertemu Evan.

Evan adalah rekan sekantor Lulu yang beda divisi tapi ternyata berangkat dari halte Transjakarta yang sama dengan Lulu. Evan yang terbuka dan ceria awalnya terasa mengganggu bagi Lulu, tapi dengan cepat menempati ruang di hati Lulu. Dengan cepat, Evan dan Lulu menjadi dekat. Sayang, Evan kemudian sepertinya lebih tertarik pada Cindy, rekan sekerja Lulu yang sangat cantik tapi juga agresif. Begitu tahu Evan dipromosi menjadi manajer, Cindy langsung mendekati Evan. Lulu yang patah hati mendapati kenyataan kalau selama ini Evan hanya menganggapnya sebagai teman yang baik, mencurahkan perasaannya pada teman chatting-nya, Sam.

Sam mungkin adalah satu-satunya orang yang paling mengerti Lulu. Dengan Sam, Lulu bebas bercerita apa saja. Tentang patah hatinya karena Evan, tentang perilaku menyebalkan Cindy, dan juga tentang bosnya yang misterius, Pak Daniel. Sam, yang berada jauh di Amerika, tapi selalu mampu memberikan semangat pada Lulu. Sampai suatu hari, Sam meminta bertemu. Sam ternyata juga orang Indonesia dan kini sudah berada di Jakarta, di dekat Lulu.

Antara lelaki yang benar-benar ada di dunia nyata yang membuatnya patah hati dan lelaki dunia maya yang paling mengerti dirinya dan tak pernah mengecewakannya, mana yang akan dipilih Lulu?

Sunday, June 21, 2015

Stay with Me Tonight


Pengarang: Sofi Meloni
Penerbit: Elex Media Komputindo
Tahun Terbit: 2015
Jumlah Halaman: 272


PERHATIAN: BUKU DEWASA

Ayu bekerja sebagai teman tidur seorang lelaki misterius karena lelaki itu merupakan penawar harga tertinggi ketika ayah tiri Ayu menjual gadis itu di bar untuk mendapatkan uang. Namun demikian, Ayu tidak keberatan karena lelaki itu tidak banyak bicara dan memperlakukannya dengan baik, dalam arti selain hal yang telah disepakati, lelaki itu tidak pernah meminta lebih, tidak pula menanyakan perihal kehidupan pribadi Ayu. Selain itu, Ayu menyukai apartemen lelaki itu, yang bernomor 1109. Kehidupan di rumah yang sangat berat membuat Ayu menemukan rumah baru di apartemen 1109.

Benny Kurniawan katanya. Apakah ini artinya ia bukan lagi sekadar orang asing lagi?

Segala hubungan profesional itu mulai menyentuh daerah pribadi ketika Ayu menemukan lelaki itu nyaris tak sadar karena demam tinggi. Ayu lalu membawa lelaki itu ke rumah sakit dan menungguinya. Dari situ, ia mengetahui kalau lelaki itu bernama Benny Kurniawan. Ia juga berkenalan dengan teman-teman Benny. Dan kemudian, ia pun mengetahui kalau Benny dulu pernah memiliki kekasih yang mengkhianatinya, yang memiliki postur tubuh mirip Ayu, dan bahwa Benny ingin membalas dendam dengan menyakiti perempuan itu.

Apa yang harus kulakukan setelah semua ini berakhir?
Pertanyaan itu yang terus saja menghantuiku. Meski memalukan, aku harus mengakui kalau aku sudah telanjur nyaman berada di sini bersamanya. Tidak peduli dengan begitu banyak hal buruk yang terjadi karenanya, hati kecilku selalu percaya kalau tempat ini dan dirinya telah menjadi harapan tersendiri bagiku. 

Ayu tahu bahwa kedekatannya dengan Benny tidak akan abadi; bahwa itu semua suatu saat akan berakhir. Dan semakin Ayu dekat dengan Benny, semakin Ayu takut tersakiti lebih dalam. Bagaimana akhir kisah mereka?

Hidup bersamanya seperti bom waktu yang berhenti pada detik 00:01.