Pengarang: Wuwun Wiati
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2015
Halaman: 298
Ajeng membuat keputusan besar ketika ia akhirnya pindah ke Paris untuk mencoba hidup bersama kekasihnya, Yves, yang berkewarganegaraan Prancis. Ia ingin melangkah lebih maju dalam hubungannya dengan kekasih yang pertama kali ditemuinya ketika berada di Thailand dulu. Walau tinggal bersama tanpa ikatan pernikahan masih tabu di Indonesia, toh izin Bapak sudah dikantonginya. Selain itu, Yves adalah pria yang sopan dan sangat menghargai Ajeng sehingga tidak akan memaksa Ajeng berbuat sesuatu yang tidak disukainya.
Kehidupan di Prancis sungguh berbeda dengan Indonesia. Di sana, semua serbateratur dan disiplin. Tak heran, Yves begitu kaku—walau baik hati dan jelas mencintai Ajeng. Namun demikian, Prancis juga menjunjung tinggi kebebasan individu. Berdebat di meja makan sambil menikmati makan malam bersama keluarga adalah hal yang lumrah. Begitu pula kumpul kebo dan bertukar pasangan dengan orang lain. Semakin Ajeng tinggal di Paris dan bertemu orang-orang di sana, semakin Ajeng terpukau dengan kota paling romantis di dunia ini.
Setelah akhirnya Yves melamar Ajeng dengan cara yang romantis, Ajeng memasuki tahap persiapan pernikahan. Sesuatu yang seharusnya menyenangkan, seandainya saja Ajeng tidak bimbang dan terus teringat nasib kedua orangtuanya yang bercerai. Selain itu, masalah secara beruntun terjadi dalam masa persiapan itu, mulai dari sakitnya Bapak, kemunculan kembali Mama, dan juga... Alain.
Alain adalah sahabat Yves sejak kecil. Namun demikian, kepribadian mereka sangat bertolak belakang. Jika Yves mencerminkan warga Prancis yang konservatif dengan hidupnya yang teratur dan kaku, maka Alain mencerminkan sisi liberal warga Prancis: hidupnya bebas dan ia benci ikatan dengan siapa pun. Namun, dengan Ajeng, Alain merasakan sesuatu yang belum pernah ia rasakan pada orang lain. Demikian pula Ajeng. Alain membawanya ke dunia yang lain yang penuh warna-warni yang belum pernah ia nikmati sebelumnya. Namun, bagaimana dengan hubungannya dengan Yves?