Pengarang: Asri Tahir
Penerbit: Elex Media Komputindo
Tahun Terbit: 2015
Halaman: 297
Pernikahan Raina Winatama yang harusnya sempurna menjadi berantakan karena setelah ijab kabul, Raina baru mengetahui bahwa mempelainya bukanlah Raka, kekasihnya selama ini, melainkan kakak Raka yang belum pernah ditemuinya, Pram. Dan hati Raina semakin hancur begitu mengetahui kalau sehari sebelum pernikahan mereka, Raka telah meninggal dunia karena kecelakaan mobil dan pesan terakhir Raka adalah agar Pram menggantikannya membahagiakan Raina.
Raina tidak pernah tahu tentang alasan Pram yang begitu bodoh karena mau menjadi tumbal dari ini semua. Ya, mungkin segalanya akan lebih baik jika Pram menolak untuk menikahi dirinya.
Raina merasa terjebak, tertipu oleh keluarganya dan keluarga Raka, juga tidak habis pikir mengapa Pram mau menikahinya begitu saja. Raina ingin keluar dari pernikahannya karena tidak mungkin dua orang yang sama sekali tidak saling mengenal bisa saling mencintai. Namun, Pram bersikeras untuk tetap menjalankan pernikahan itu.
Pram kesal mendengar kata-kata Raina. Tidak bisakah Raina melihat kesungguhan hatinya untuk menjalani pernikahan ini? Meskipun awalnya ini adalah sebuah permintaan Raka, tapi baginya, pernikahan bukanlah sebuah permainan. Yang dia tahu sekarang, dengan cara apa pun dia harus mempertahankan gadis ini, tetap menjaganya.
Berbagai cobaan hadir dalam pernikahan Raina dan Pram yang dimulai secara salah ini. Mampukah mereka bertahan? Berhasilkah cinta hadir di tengah mereka?


