Pengarang: Sarah Dessen
Penerbit: Elex Media Komputindo
Tahun terbit: 2013
Halaman: 474
Hidup Mclean Sweet berubah sejak kedua orang tuanya bercerai. Ibunya, Katherine, kini menikah dengan pelatih baru tim basket Universitas Defriese, tim idola Mclean dan ayahnya, Gus, dan memiliki anak kembar. Sakit hati dengan tingkah ibunya, Mclean memutuskan untuk ikut ayahnya yang bekerja berpindah-pindah sebagai agen jual-beli restoran. Dalam dua tahun, sudah empat kali Mclean berpindah tempat tinggal. Dan empat jati diri ia miliki di tempat- tempat tersebut. Di Tyler, ia adalah Mclean yang keluarganya terkena skandal; di Montford Falls, ia adalah Eliza si gadis pemandu sorak yang populer; di Petree, ia adalah Lizbet yang pecinta disko dan ber-make-up tebal; dan di Westcott, ia adalah Beth si anggota OSIS. Mclean senang memulai segalanya dari baru dan memilih jati dirinya di setiap tempat baru yang didatanginya, sampai akhirnya ia tiba di Lakeview.
Mclean dan ayahnya berada di Lakeview karena Gus harus membereskan sebuah restoran bernama Luna Blu, yang dikelola oleh seorang wanita bernama Opal. Restoran tua ini telah lama hanya bergantung kepada pelanggan setianya. Gus bertugas merombaknya agar keuntungan Luna Blu dapat meningkat. Di tempat ini, Mclean telah memutuskan untuk menggunakan nama Liz Sweet, namun sepertinya kota ini telah memutuskan bahwa Mclean akan menjadi dirinya sendiri. Akhirnya, ia pun dikenal dengan nama Mclean. Perlahan-lahan, di kota ini, Mclean memiliki pertemanan yang selama ini ia hindari dengan Dave Wade, tetangganya yang genius; juga dengan Heather, Riley, dan Ellis, ketiga teman Dave; serta Deb, si pintar yang tidak punya teman. Mclean juga terlibat dalam proyek pembuatan maket kota Opal.
Walau sudah mulai hidup nyaman di kota baru, masa lalu Mclean tidak bisa lepas begitu saja. Ibunya masih terus mencoba mendekati Mclean, bahkan mengancam akan meninjau ulang hak perwalian anak yang dimiliki ayah Mclean. Mclean yang kesal merasa bahwa ibunya hanya berusaha mengungkungnya dan menjauhkannya dari sang ayah, yang dinilainya sebagai korban dari perselingkuhan sang ibu. Namun, benarkah ibunya sejahat itu?






