Wednesday, March 23, 2016

Blog Tour: Come Back to Me - Giveaway

Daaan saat yang sudah dinanti-nantikan:

GIVEAWAY!!!!!

Ada 1 buah buku Come Back to Me yang akan diberikan penerbit Twigora dan Arini Putri untuk kamu yang beruntung.



Caranya simpel aja:
  1. Berdomisili di Indonesia
  2. Mengepos 1 foto dirimu di Twitter dengan gaya seperti gaya saya di pos ini dengan alasan kenapa kamu harus mendapatkan buku Come Back to Me (alasan bisa di body tweet atau ditulis di file foto) di twitter. Mention saya di @_marsh113_, Arini Putri di @arin_ni dan penerbit Twigora @TWIGORA serta hash tag #COMEBACKTOME
  3. Tinggalkan komentar di pos Wawancara dan Review blog tour Come Back to Me.
  4. Tinggalkan komentar di pos ini dengan akun twitter kamu, link tweet kamu, dan nama yang kamu gunakan untuk meninggalkan komentar di pos blog tour Come Back to Me (no.3)
Yang fotonya paling kreatif (dan belum menang di giveaway host lain) akan saya pilih untuk mendapatkan buku Come Back to Me. Pemenang saya umumkan di blog ini dan twitter. Giveaway berlangsung sampai tanggal 29 Maret 2016 yaa.

Selamat berkreatif ria!!


Blog Tour: Come Back To Me - Review


Judul Buku : COME BACK TO ME 
Pengarang : ARINI PUTRI 
HargaJual : Rp 77.700 
Isbn/Ean : 978-602-70362-5-3 
Bulan/TahunTerbit : JANUARI 2016 
Panjang x Lebar : 13 x 19 cm 
Jumlah Halaman : 386 hlm 
Genre : Contemporary Romance 
Kategori : Novel


Ced bertemu Senna ketika menolong gadis itu yang hampir tertabrak anak-anak yang bermain skateboard. Reaksi spontan Ced adalah memarahi gadis itu, yang tidak berhati-hati ketika berjalan. Namun, alangkah kagetnya Ced ketika mengetahui bahwa gadis yang ia marahi itu buta.

Ced adalah seorang furniture designer yang berkepribadian dingin. Ia tidak pernah memedulikan hal lain selain pekerjaannya dengan kayu. Namun, perasaan bersalahnya kepada gadis buta yang ia marahi membuatnya mau datang ke Bittersweet, kafe tempat ia bertemu gadis itu. Senna merupakan supplier cookies kafe itu dan secara rutin mengantarkan kuenya ke sana. Pertemuan dan perkenalannya dengan Senna kemudian membuat Ced tak bisa lepas dari gadis buta yang memiliki mata coklat almond paling memikat dan senyum paling tulus yang pernah dilihatnya.


Senna mengalami kecelakaan ketika berumur 10 tahun. Sejak itu, ia tidak bisa melihat lagi. Kehidupannya penuh dengan cobaan karena tak semua orang bisa menerima kondisinya. Yang memberinya kekuatan selama ini hanyalah didikan almarhum ayahnya, yang menginginkan Senna bisa hidup mandiri walau memiliki keterbatasan fisik. Ketika bertemu Ced, akhirnya ia memiliki teman yang benar-benar menerima keadaannya. Ced pun dengan senang hati memberikan kesempatan bagi Senna untuk lebih mengenalnya, termasuk berbagi soal kayu, kecintaan Ced. Namun lagi-lagi, orang-orang di sekitar Ced menganggapnya tidak pantas bagi Ced dan hanya menyulitkan hidup Ced.


Bagaimana kisah Ced dan Senna selanjutnya? Benarkah Senna hanya menyulitkan Ced?

Blog Tour: Come Back to Me - Wawancara

Halo semuaa!!! Selamat datang di perhentian ketiga Book Blog Tour Come Back to Me karya Arini Putri!!!



Ketinggalan rangkaian blog tour-nya? Coba cek dua blog ini:
21 Maret // Mellisa Assa // www.mishapink.blogspot.com 
22 Maret // Athaya Irf // http://theboochconsultant.blogspot.co.id
Sama seperti di blog-blog sebelumnya, perhentian ketiga ini akan diawali dengan wawancara saya dengan Arini Putri, pengarang buku Come Back to Me. Wawancara saya berkutat seputar kebiasaan menulis Arini Putri dan juga sedikit bocoran tentang novel Come Back to Me ini. Yuk mari dibaca:


Lebih suka menulis sambil diiringi musik atau dalam keadaan sepi? Kalau dengan musik, musik macam apa/ lagu dari siapa?

Aku termasuk penulis yang harus pakai musik. Tanpa musik, rasanya tulisanku enggak ada emosinya. Jenis musiknya beraneka ragam sesuai kebutuhan, mulai dari Chopin sampai EXO hehehe.
Untuk novel ini, aku sedang tergila-gila dengan lagu lawas Korea. The Letter – Kim Kwang Jin, Like Rain Like Music – Kim Hyun Sik, Sad Fate – Nami, dan lain-lain. Saat proses editing aku enggak berhenti dengerin A Little Girl, lagu lama dari Lee Moonsae yang dinyanyikan ulang sama Oh Hyuk. Bagi yang nonton Reply 1988 pasti tahu :p

Wednesday, March 9, 2016

Sweet Nothings

Pengarang: Sefryana Khairil
Penerbit: Gagasmedia
Tahun Terbit; 2012
Halaman: 314

Saskia adalah pemilik toko kue Sweet Sugar. Janda beranak dua, yang suaminya meninggal dalam kecelakaan tujuh tahun sebelumnya. Namun, bukan itu yang membuat hati Saskia pahit dan membuatnya memutuskan untuk menutup hatinya. Sebelum kecelakaan merenggut nyawa Edo, suaminya, pernikahannya itu memang sudah hampir tidak dapat diselamatkan. Perlakuan Edo kepadanya membuat Saskia berencana melayangkan gugatan perceraian.

Apakah ia tidak boleh melindungi dinding yang ia bangun dengan susah payah agar tidak runtuh lagi?

Kini, ia merasa hidupnya sudah nyaman--walau sahabatnya, Indira, selalu memintanya untuk membuka hati kembali. Sampai Harsa muncul. Harsa adalah chef pastry baru di Sweet Sugar, orang yang terpaksa Saskia terima walau tingkah lakunya menyebalkan. Mau bagaimana lagi, Saskia butuh orang untuk membantunya dan Harsa memiliki kemampuan lebih dari cukup untuk itu. Diawali perdebatan-perdebatan, Saskia perlahan-lahan luluh terhadap lelaki itu, apalagi ketika Harsa mengutarakan niatnya untuk serius menikahi Saskia dan menerima kondisi Saskia.

Saskia tidak mengerti, mengapa keraguan dan ketakutan melihat masa depannya bersama Harsa semakin menjadi-jadi. Ia percaya pada Harsa, namun terlalu tidak percaya pada dirinya sendiri. Tidak terbayangkan olehnya ketika laki-laki itu merasa menyesal menikahinya, kemudian meninggalkannya di kemudian hari. Kehidupan akan jauh lebih menyakitkan.

Sayangnya, Harsa lebih muda 8 tahun dari Saskia, bermasa depan cemerlang, dan belum pernah menikah. Bukankah bersama Saskia hanya akan menghambat masa depannya? Lagipula, mampukah Harsa menjalani rumah tangga bersama dua orang anak yang bukan darah dagingnya? Saskia tidak ingin kejadian bersama Edo terulang lagi; Saskia tidak ingin disakiti lagi.

Friday, March 4, 2016

See You Again


Pengarang: Arini Putri
Penerbit: Gagasmedia
Tahun Terbit: 2015
Halaman: 349

Semua bermula dari sebuah novel grafis yang ditemukan Bagas di toko buku. Novel grafis itu berisi kisah yang mirip dengan kisah masa SMA-nya di kelas XII Bahasa, kelas buangan yang terletak di bawah tangga. Ternyata, novel grafis itu adalah buatan Dani, teman sekelas Bagas yang selalu duduk di belakang dan pendiam namun diam-diam selalu mengamati dan merekam keseharian teman-teman sekelasnya. Dani membukukan kisah anak-anak kelas XII Bahasa karena ia berharap suatu hari, kisah mereka akan dapat diselesaikan.

Angkatan Bagas adalah angkatan terakhir kelas XII Bahasa. Berisi murid-murid yang dicap sebagai anak-anak buangan--karena tidak bisa masuk IPA dan IPS, kelas ini sebenarnya penuh dengan remaja normal dengan segala problema dan dinamikanya. Ada Bagas dan Sharon yang berotak encer dan sebenarnya bisa masuk ke jurusan IPA atau IPS tapi memilih masuk Bahasa. Ada pula Angin, si pemalas yang selalu tidur di kelas tapi entah kenapa sangat dipercaya Sharon untuk mengkritik cerita tulisannya. Lalu ada Dito dan Nira yang ceria dan diam-diam saling menyukai. Belum lagi kelompok G5 yang terkesan badung tapi ternyata anti rokok. Tak mau ketinggalan, ada pula Bu Fitri, sang wali kelas yang selalu optimis dan percaya murid-muridnya akan bisa menjadi orang-orang yang berguna di masa depan.

Lalu mengapa Kelas XII Bahasa bisa ditutup? Hal apa yang terjadi di penghujung tahun terakhir SMA Bagas dan kawan-kawannya sehingga membuat Dani merasa kalau bertahun-tahun kemudian kisah itu butuh penutup?

Friday, February 19, 2016

Buku Lawas : Forever Yours


Pengarang: Karla M. Nashar
Penerbit: Gagasmedia
Tahun Terbit: 2008
Halaman: 275


Adinda Putri Majesty adalah seorang pengacara yang ambisius. Ia selalu berusaha keras mendapatkan keinginannya dan berhasil, sehingga rasa percaya dirinya sangat tinggi. Namun, dalam satu tugas ke Lembang, mobilnya mogok di tengah pedesaan terpencil yang bahkan sinyal ponsel pun tak bisa masuk. Ia lalu meminta tolong pada Bu Entin, warga desa setempat, dan berkenalan dengan Uben, pemuda penjaga ladang yang--tanpa diduga--sangat maskulin dan membuat jantung Dinda berlompatan tak keruan.

Sayangnya, Uben sama sekali tidak bersahabat dengan Dinda. Tingkah Dinda yang dinilai Uben sombong dan menganggap segala sesuatu bisa dibeli dengan uang membuat Uben berniat sedikit menyusahkan Dinda. Uben berkata kalau dia tidak bisa menyelesaikan perbaikan mobil Dinda dalam sehari karena ia harus memanen sayuran di ladang. Dinda marah, tapi tak ada yang bisa ia lakukan. Maka, ia pun menginap di rumah yang dijaga Uben.

Walau awalnya sering berdebat dan berkelahi, tak urung, mulai timbul perasaan khusus di hati Dinda dan Uben. Namun, Dinda segera menepis perasaannya itu. Masa iya perempuan kota besar yang berprestasi seperti dia menjalin hubungan dengan seorang penjaga ladang miskin? Dinda pun akhirnya kembali ke Jakarta begitu mobilnya beres. Sayang, setelah ia kembali ke kehidupan normalnya, bayangan Uben tidak bisa dihapus semudah itu. Dinda tidak bisa melupakannya, bahkan dengan kehadiran Marlon, kekasihnya yang sudah beristri itu.

Pertemuan Dinda dengan Uben berikutnya terjadi di sebuah pesta, di mana Uben menjadi penjaga meja kambing guling. Uben, dengan nekat, menunjukkan kecemburuannya melihat Dinda bersama Marlon dan malah mencium Dinda. Uben bahkan meminta Dinda untuk tinggal bersamanya di desa. Dinda jelas menolak, namun ide itu selalu berkeliaran di kepalanya setelah itu. Meninggalkan segala pencapaian dan impiannya demi hidup sederhana bersama laki-laki yang dicintainya, sanggupkan Dinda melakukan hal itu?


Friday, February 5, 2016

Syarat Jatuh Cinta

Pengarang: Marin Josi & Purba Sitorus
Penerbit: Gagasmedia
Tahun Terbit: 2012
Halaman: 237

Alana jatuh cinta pada Asta ketika keduanya bertemu di bimbingan belajar untuk masuk SMA. Asta menolong Alana dalam kondisi paling memalukan. Sejak itu, Alana selalu memandang Asta seperti pangeran berkuda putih; Asta yang tampan dan baik hati. Sayang, kemudian Asta menghilang. Alana, yang mengetahui SMA tujuan Asta adalah SMA Harapan, SMA-nya anak-anak pintar, segera menggenjot otaknya dan akhirnya berhasil masuk SMA itu.

Asta mengangkat dagunya. "Saya, Adiasta Puji Pratama menolak Alana karena saya suka perempuan cantik. Saya suka perempuan dengan rambut panjang, tubuh ideal dan terawat. Semua mantan saya catik, nggak ada yang gendut. Jadi, Alana, dengan berat hati, saya katakan kamu bukan tipe saya. Saya nggak suka berat badan yang berlebihan. Jelas?" Asta melengos. Alana terpaku diam.

Benar, di sana Alana bertemu Asta lagi. Namun bukan Asta seperti yang Alana kenal. Asta yang ini playboy, kurang ajar, dan menghina bobot tubuh Alana di depan umum. Alana memang bertubuh besar. Maka, dengan geram, Alana malah mengajak Asta taruhan. Alana akan bisa menjadi langsing dan berambut panjang dalam waktu 3 bulan dan Asta akan mengungkapkan cintanya pada Alana untuk Alana kemudian tolak.

Taruhan yang bodoh, tapi keburu terucap dan disepakati. Maka Alana menggunakan waktu tiga bulannya untuk berdiet, dibantu berbagai tips yang dikumpulkan Fio, sahabatnya. Diet tidak semudah yang Alana bayangkan sebelumnya, apalagi karena Asta juga melancarkan tipu muslihatnya untuk menggagalkan Alana. Bagaimana akhir pertaruhan Alana dan Asta?